Pada suatu hari hiduplah keluarga yang sangat bahagia.
Dan dia bernama lina dan akhirnya lina bertemu dengan seorang pemuda yang bernama rihal,mereka berteman dan akhirnya mereka saling mencintai satu sama lain.
Lalu pemuda yang bernama rihal melamar lina dan akhirnya mereka menikah.
Beberapa tahun yang akan datang mereka di karunia seorang anak laki laki yang bernama Ade mereka hidup dengan bahagia gan tahun bulan pun semakin cepat mereka di beri anak seorang perempuan yang bernama Putri .
Kehidupan pun semakin hari semakin bagaia mereka hidup dengan tercukupi.
Lalu semua berjalan dengan cepat dia mempunyai anak seorang perempuan yang bernama Diana.
Mereka pun sudah mempunyai 3 anak tersebut. Lina sangat menyayangi ke 3 anaknya dan mendidik dengan penuh keikhlasan dan ketabahan . Udah gak terasa udah 3 tahun lina mengandung seorang anak lagi,lina sangat bahagia dan senag sekali karena anaknya yang akan lahir ini dan menunggu kelahiran anaknya. Tetapi lina mempunyai penyakit di rahimnya,tetapi lina tidak pernah berbicara kepada keluarganya tetapi dia berbicara kepada teman dekatnya yaitu susi.
Lina bercerita kepada susi. Tentang sakintanya,dan akhirnya susi menyarankan dia pergi ke dokter tapi lina tidak pergi ke dokter meskipun sudah di kasih saran. Meskipun susi yang mengantar tapi lina tetap tidak mau.
Beberapa bulan yang akan datang lahirlah anak perempuan itu yang bernama Sasa ildia sangat lucu sekali,banyak orang yang suka sama dia dan ingin menggendongnya. Lalu lina sangat menyayangi anak yang paling kecil ini. Beberapa hari lina datang kepada susi temanya dia berbicara " susi... perut ku sakit" lalu susi mau menggantar tapi lina tidak mau dan akhirnya lina pulang.
Lalu dia mengambil air minum kemudian dia meminumnya.
Beberapa menit dia menitipkan anakn anaknya kepada adiknya yang bernama leni. Dan leni pun menjawab iya. "Saya akan menjaganya sampai dewasa" .
Beberapa menit yang akan datang lina mengambil air untuk meminumnya.
Beberapa jam yang akan datang lina sudah menghilang dan bernafas yang terakhir tidak ada seorang pun yang mengetahui keluarga pun juga tidak tahu kalau lina sudah tida .
Akhirnya waktu lina di cari sama ibunya lina sudah tidak bernapas dan ibunya berteriak menangis dan menjerit semuanya menangis dan merasa kehilangan.
Lalu suami lina, rihal di panggil di saat kerja dia pulang dan memuk istrinya yang sudah tiada dia menangis dan merasa menyesal.
Beberapa jam yang akan datang lina di mandiakan sama keluarga. Dan sesudah di mandikan pemasangan kain kafan semuanya menangis.
Dan gak tau kenapa anak yang terakhir lina memutari saat lina berbaring di kasur dengan pakaian kain kafan semua orang menangis dan gak tega sama ke 4 anaknya yang masih kecil. Dan saatnya mau berjalan di pemakaman rihal suami lina dan anak anak lina memutari keranda mayat tersebut dan menangis. Lalu dia berjalan dan sampai di makam rihal menangi dan anak anaknya yang ade dan putri juga menangis .
Beberapa bulan keluarga dari lina untuk menitipkan anak anak lina kepada saudaranya tetapi tidak ada yang mau, lalu keluarga mereka merawat ke 3 anak lina dan yang terakhir dirawat sama saudara bapak lina. Dan rihalpun tidak merawat ke 4 anaknya beberapa tahun yang akan datang sasa hidup bahagia dan sederhana bersama keluarga ani. Lalau sasa mulai besar dan kelas 1 Sd sasa di datangi ayah dan ayahnya membawa ibu baru buat sasa. Kemudia sasa ikut sama ayahnya dan ibu tiri gak cuman sasa aja bahkan kakaknya putri ,dian juga di ajak hidup bersama dia.
Laku mereka hidup di rumah baru tapi ke 3 anak lina hidup bersama ibu tirinya dan saudara tirinya.
Beberapa hari ayah sasa bekerja dan kakanya sekolah,sasa di siksa sama ibu tirinya dan sasa hanya berbicara bersama putri, kalau sasa berbicara pada ayahnya sasa semakin di siksa.
Anak kecil yang malang ini hanya berbicara kepada sang kakak putri.
Mereka hidup penuh siksaan dan cobaan mulai kecil,dan semua nya mereka jalani dan penuh denga bersyukur kepada allah sang kholiq dan putri, sasa dia berdoa dan memohon kepada allah agar di beri kekuatan. Anak sekecil ini sangat tabah hatinya,lalu dia bangun dan di suruh pergi ke pasar sama ibu tirinya dan sesudah datang dari pasar dia di suruh masak di rumah kalau gak nurut mereka tidak di kasih makan. Tetapi dian sangat di sayang dan dekat sekali sama ibu tirinya dan saudara tirinya.
Waktu malam pun akan datang putri dan sasa mulai tidur dan ayah mereka pulang semuanya berpura pura baik,di saat mereka tidur adik sasa ini dia di olesi balsem sam a saudara tirinya dan putri membelanya dan mereka berantem dan akhirnya mereka di marahin saya ayahnya.